Program Pengentasan Kawasan Kumuh dan Perumahan Rambah Kota Medan

Program Pengentasan Kawasan Kumuh
Program Pengentasan Kawasan Kumuh dan Perumahan Rambah Kota Medan

 

Masih juga dalam serangkaian Hari Perumahan Nasional, Hari Komunitas Dunia, dan Hari Kota Dunia, pemerintahan jalankan program pengentasan teritori kotor dan revitalisasi tempat tinggal di Kota Medan. Program ini selalu dilakasanakan di beberapa kota untuk memburu goal kota tanpa kotor.

Kementerian Tugas Umum dan Perumahan Masyarakat (PUPR) tengah mempersiapkan beberapa program perumahan untuk pengatasan teritori kotor di Belawan, Medan. Hal itu dikerjakan untuk kurangi teritori kotor sekalian memberikan dukungan program penghilangan kemiskinan ektstrem di Kota Medan.

“Pengatasan teritori Belawan Medan sebagai salah satunya konsentrasi pembangunan infrastruktur dan perumahan Kementerian PUPR. Kami ingin supaya teritori ini dapat teratur secara baik dan mempunyai tempat tinggal yang pantas huni,” tutur Direktur Jenderal Perumahan Kementerian PUPR Iwan Suprijanto.

Untuk jalankan program ini, Kementerian PUPR bekerjasama dengan beragam faksi baik kementerian, instansi, pemda, perusahaan BUMN lewat PT KAI dan Pelindo, Baznas, terhitung kelompok perguruan tinggi dan partner kerja yang lain dalam pengaturan teritori ini. Minimal ada 86 rumah tidak pantas huni (RTLH) yang hendak diatur dan dipertingkat kwalitasnya di teritori yang sering terimbas rob air laut dan banjir itu.

Pengaturan teritori Belawan Medan ini jadi usaha penghilangan kemiskinan ektstrem di Kota Medan dan dalam realisasinya dikoordinasikan Kementerian Koordinator Sektor Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) dengan memakai foundation knowledge Tubuh Kependudukan dan Keluarga Merencanakan Nasional (BKKBN) untuk menjala calon yang menerima kontribusi dengan tepat.

Selanjutnya, program pengaturan teritori Belawan Medan ini sebagai tindak lanjut dari instruksi Presiden Joko Widodo dan Menteri PUPR Basuki Hadimuljono untuk tingkatkan kesejahteraan dan merealisasikan lingkungan yang sangat nyaman dan pantas huni. Kementerian PUPR sudah mempersiapkan beberapa pembangunan infrastruktur yang hendak dikerjakan oleh Tubuh Peningkatan Infrastruktur Daerah (BPIW), Direktorat Jenderal Sumber Daya Air, Direktorat Jenderal Cipta Kreasi, dan Direktorat Jenderal Perumahan.

Untuk mengawali aktivitas ini Kementerian PUPR gagasannya akan mengawali groundbreaking penetapanan pengaturan teritori Belawan Medan di awal November kedepan. Hal ini jadi serangkaian Peringatan Hari Perumahan Nasional (Hapernas) dan untuk memberikan dukungan Hari Komunitas Dunia dan Hari Kota Dunia supaya teritori kotor di Indonesia tetap menyusut.

Berkaitan dengan arsitektur dan konstruksi bangunan, Kementerian PUPR akan memeriksa kemampuan bangunan dan membuat design bangunan yang memikat dan mengangkat ide bangunan hijau. Disamping itu keperluan ruangan dan kecukupan sinar yang masuk ke rumah dan pemakaian sanitasi taman diharap dapat membuat teritori ini menjadi teritori yang dapat beralih menjadi tempat wisata baru.

“Untuk program perumahan kami mempersiapkan beberapa taktik pembangunan seperti rumah khusus, kenaikan kualitas rumah melalui rogram Kontribusi Stimulasi Perumahan Swadaya (BSPS) atau bedah rumah, dan rumah atur (rusun). Tetapi hal tersebut bergantung hasil dari analisis di atas lapangan, validitas tempat, dan readiness standars yang menerima kontribusi,” papar Iwan.

Compare listings

Compare